Home / Daerah / News

Saturday, 26 December 2020 - 15:17 WIB

758 Rumah Tak Layak Huni di Mamuju Tengah di Beri Bantuan

MAMUJU TENGAH – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mamuju tengah Paisal Anwar,S.S.,M.A.P. menilai bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS ) dan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) tahun 2020 anggaran sudah tepat sasaran.

Sebanyak 758 warga di kabupaten Mamuju Tengah, provinsi Sulawesi Barat. Bantuan tersebut bernama program Bantuan Stimulan Perumahsn Sawadaya (BSPS) dan Bantuan Rumah Swadaya (BRS). Program BSPS dengan kegiatan peningkatan kualitas berjumlah 600 unit bersumber dari dana APBN Kementerian PUPR melalui SNVT perumahan provinsi Sulawesi Barat. Sementara
Program bantuan rumah swadaya ( BRS ) bentuk kegiatan pembangunan berjumlah 100 unit dan peningkatan kualitas sejumlah 58 unit juga bersumber dari Pusat melalui Dana Alokasi Khusus Dinas Perumahan. Sehingga total bantuan rumah di tahun 2020 sebanyak 758 unit rumah, ujar Paisal Anwar. Sabtu Desember 2020.

Terkait tahap perencanaan, penyiapan masyarakat, hingga pelaksanaan saya anggap tidak ada yang tidak tepat sasaran, semua sudah dilakukan sesuai mekanisme yg ada. Yang paling utama penerima telah memenuhi syarat: Warga Negara Indonesia,sudah berkeluarga,memiliki tanah dibuktikan dengann legalitas lahan, masyarakat berpenghasilan rendah, dan yg utama mampu berswadaya karena BSPS maupun BRS adalah program yg bertujuan untuk meransang keswadayaan masyarakat.

Baca Juga  Gelapkan Motor dan HP, SY Diringkus timsus Polresta Mamuju di Makassar

Yang perlu difahami saat ini adalah kondisi data kita dalam tahap perampungan berupa pemutakhiran, setelah rampung insya Allah tidak ada lagi istilah tidak tepat sasaran karena semua sudah terdata secara faktual dan obyektif.

Jumlah RTLH maupun backlog di Mamuju Tengah besar, hampir sama yg dialami semua kabupaten / kota di seluruh indonesia, sementara kuota BSPS maupun bantuan rumah swadaya yg bersumber dari APBN atau pusat sangatlah terbatas sehingga tidak heran selalu ada yang merasa kurang puas ataupun merasa tdk tepat sasaran.Yang kita harapkan adalah dengan segala keterbatasan pembiayaan semua akan dibantu tentunya bertahap.

“Dengan data akurat kita akan mengatur penerima sesuai kemampuan anggaran dengan mengacu pada data yang akurat” ucap Paisal Anwar.

Baca Juga  Sekprov Sulbar : Perlu Berbagai Upaya Dorong Pemulihan Ekonomi di Sektor Pariwisata

Kepala Dinas perumahan Rkyat dan Kawasan Permukiman Mamuju tengah Paisal Anwar menambahkan, memang tidak bisa dipungkiri ada keluhan warga ke desa dan ke kami, sehingga itulah menjadi faktor kami menyapu bersih data RTLH dengan menurunkan tim kami berkunjung langsung ke 54 desa untuk memutakhirkn data sehingga insya Allah kita punya data base yang bisa dipertanggung jawabkan ke publik.

Untuk mengakomodir semua masyarakat termasuk menghindari adanya keluhan tidak tepat sasaran, Dinas Perumhan Mamuju Tengah telah mengambil langkah strategis dengan melakukan pendataan secara dor to dor kurang lebih 11.000 unit rumah untuk dilakukan verifikasi dan diinput dalam data e-rtlh. Hal ini terlaksana atas support semua pihak khususnya SNVT Perumahan Provinsi Sulbar sebagai perpanjangan pihak kementerian PUPR.

Setelah itu, pemda membuat skenario penanganan untuk 5 tahun ke depan tujuannya agar semua yang layak masuk dlm database dan insya Allah semua akan dibantu sesuai mekanisme.Tutup Paisal Anwar.(Lal).

Share :

Baca Juga

Daerah

Personil Kodim 1418/Mamuju Kerja Bakti Bersama Warga Pasang Tegel Masjid

Daerah

Bupati Pasangkayu Paparkan Program YES Smart di Musrenbang Kecamatan

News

Komunitas Jumat Berbagi,Bagikan Paket Sembako dan Nasi Bungkus

News

Diskominfo Wajo Studi banding ke Diskominfo Mamuju

News

DPRD Mamuju Sahkan 4 Pansus Untuk Godok 26 Ranperda

News

Dua Anggota DPRD Mamuju, Terima Pendemo Dengan Cara Duduk Bersila

Daerah

Ketua DPRD Sulbar: Hut Mamuju ke 481 Harus Jadi Momentum Bangkit

News

Tim Gabungan Razia Kendaraan Melanggar