Home / Daerah

Tuesday, 16 February 2021 - 06:40 WIB

DPRD Sulbar Sorot Dana Bantuan Gempa untuk Honor Relawan

Mamuju-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) menyoroti pengelolaan dana bantuan gempa yang justru digunakan untuk operasional.

Pansus pengawasan anggaran dan penyaluran logistik DPRD Sulbar menemukan sebagian dana bantuan tersebut dialokasikan ke pembayaran tenaga relawan.

“Banyak dana-dana yang keluar itu justru digunakan untuk operasional, salah satu yang paling saya garis bawahi adalah pembayaran tenaga relawan,” ungkap Ketua Pansus DPRD, H. Sudirman, Selasa (16/2/2021).

Menurut Sudirman, anggaran bantuan dari pihak luar seharusnya diperuntukkan bagi para pengungsi, bukan justru membiayai operasional.

Dia pun menyindir kebijakan BPBD Sulbar yang justru membiayai relawan.

Baca Juga  RSUD Pasangkayu Menuju BLUD

“Namanya relawan, ya harusnya rela, ini kan harusnya untuk pengungsi, orang menyumbang itu untuk pengungsi,” singgungnya.

Pansus DPRD Sulbar menemukan sekira Rp 140 juta dana bantuan bencana gempa yang dikelola BPBD, digunakan membiayai tenaga relawan.

Sudirman menyebut, setiap relawan dihonor hingga Rp 3 juta.

Pihak BPBD lantas menganulir program tersebut.

Kepala BPBD Sulbar, Darno Majid mengaku sudah memanggil ketua tim relawan guna membatalkan pemberian honor.

“DPRD di rapat Pansus tadi rekomendasikan agar dana ini dibawa ke biaya tak terduga (BTT), jadi saya sudah panggil ketua relawannya, kita anulir dana itu,” aku Darno.

Baca Juga  Secara Resmi Gubernur ABM, Launcing Wisata Agro Durian Otong Bukit Desa Ihing

Ia menjelaskan, relawan yang dimaksud adalah personel di BPBD. Namun Darno tak mengetahui persis jumlah relawan tersebut.

Untuk diketahui, dana segar untuk bantuan gempa Sulbar yang masuk di rekening pemerintah daerah sebesar Rp 2,8 miliar.

Ada dua rekening yang menampung dana tersebut, yakni rekening Bank Mandiri milik BPBD Sulbar sebesar Rp 1,8 miliar dan rekening di Bank BPD milik Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) sebesar Rp 1 miliar.

H. Sudirman mengatakan, sebanyak Rp 1,2 miliar dana di BPBD sudah terpakai. Sementara anggaran di BPKPD belum tersentuh. (Ali)

Advertorial

Share :

Baca Juga

Daerah

Sudah di Vaksin, Bupati Pasangkayu Minta Masyarakat Jangan Takut

Daerah

Kanwil Kemenag Sulbar Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan PLHUT Majene

Daerah

Kehadiran TNI Bentuk Kepedulian Terhadap Pembangunan Tempat Ibadah

Daerah

Pemkab Pasangkayu Galangan Bantuan Kemanusiaan Untuk Majene-Mamuju

Daerah

Gelapkan Motor dan HP, SY Diringkus timsus Polresta Mamuju di Makassar

Daerah

Gubernur Sulbar Kunjungi Gereja Toraja Mamasa

Daerah

DPRD Kabupaten Mamuju Bacakan Usulan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati

Daerah

Terima LKPJ Gubernur, Usman Tegaskan DPRD Sulbar Akan Bekerja Maksimal Lakukan Pembahasan