Home / Daerah / News

Thursday, 18 February 2021 - 07:56 WIB

90 Persen Dari 5000 Tenda Telah Tersalurkan BPBD Sulbar

Sulbar – Kepala badan penanggulangan bencana daerah sulbar, Darno Majid. Membantah tudingan tidak menyalurkan bantuan terpal yang jumlahnya mencapai 5000 lembar itu , yang di beli menggunakan dana bantuan korban gempa. Menurut dia, hampir 90 persen tenda tersebut telah tersalurkan ke para korban gempa melalui camat dan kepala desa.

“Sebelumnya saya sudah diperintah Gubernur untuk mengantisipasi warga yang hendak kembali ke rumahnya masing- masing namun takut tidur dirumahnya. Sehingga gubernur memerintahkan saya untuk adakan pengadaan tenda.”. ungkap kepala BPBD sulbar.

Terkait dengan isu BPBD tidak memiliki data korban gempa yang membutuhkan tenda, ia menjelaskan bahwa pada tanggal 5 februari saat rapat masa transisi, telah dirapatkan Bersama dengan camat, lurah dan kepala desa serta gubernur untuk pembagian tenda.

Baca Juga  ABM : Dengan Satu Peta, Tidak Akan Ada Lagi Lahan Tumpang Tindih

“ Untuk pembagian tenda sudah ada datanya di pegang, sehingga pada tahap pertama kedatangan tenda yang jumlahnya 1000 lembar. Itu masing-masing desa atau lurah sudah diserahkan oleh bidang logistik.” Jelasnya.

Ia menjelaskan, setelah surat keputusan masa transisi terbit. Untuk penyaluran tenda ke masing – masing kabupaten yang terdampak sudah memiliki SOP tersendiri dan telah disalurkan ke masing- masing kabupaten.

“Untuk tahap kedua kedatangan tenda tersebut saat ini sudah tersalurkan ke masing-masing kabupaten melalui bidang logistik, meskipun saat ini dikantor masih ada yang tersisa sekitar 700 sampai 800 lembar terpal, dan saya sudah sampaikan ke pihak biro umum yang menangani ini apabila ada yang butuh dan meminta secara individu silahkan dikasi, karena gubernur melakukan pengadaan tenda itu untuk kepentingan masyarakat”. Jelasnya.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Desa Randomayang Sosialisasi Saber Pungli

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa adanya isu penampungan tenda yang diperuntukkan bagi korban gempa. Hal itu tidak benar karena selama bekerja pasca gempa pihaknya bekerja langsung Bersama dengan BPKP.

“Soal ini kitakan bekerja sama-sama dengan BPKP, bahkan saat ada isunya ada penampungan tenda sebanyak 4000 lembar. Saya ajak BPKP ke Gudang untuk melihat langsung dan sebenarnya isu penampungan 4000 tenda itu hanya diplintir oknum wartawan yang selalu memojokkan saya. Tutupnya

(Ali)

Share :

Baca Juga

News

Bupati Mateng Meletakan Batu Pertama Pembangunan Perumahan Rejawan Mansion City

Daerah

Kapolres Majene Lancarkan Safari Ramadhan Sampai ke Malunda

Daerah

Demi Wujudkan Siswa-siswi Buddhis Yang Moderat, Bimas Buddha Kanwil Kemenag Sulbar Adakan Pembinaan Moderasi Beragama

News

Penyaluran BLT Desa Panyampa Terapkan Protokol Kesehatan

Daerah

DPRD Sulbar Resmi Menggunakan Hak Interpelasinya

News

Sukseskan Program Sahabat Rakyat,Disduk Capil Mamuju Jemput Bola

News

Arsal Aras : Desa harus Punya Terobosan dan Inovasi untuk meningkataan PAD

Daerah

Ketua DPRD Sulbar: Hut Mamuju ke 481 Harus Jadi Momentum Bangkit