Home / Hukrim

Monday, 26 April 2021 - 11:22 WIB

Penggelapan mobil PT Sinarmas Multifinance Cabang Mamuju di vonis 10 bulan Penjara

MAMUJU -Terdakwa kasus tindak pidana menggadaikan objek jaminan fidusia yang di laporkan oleh pihak PT SINARMAS Multifinance cabang Mamuju,akhirnya mendekam di penjara selama 10 bulan di rumah tahanan kabupaten Polewali Mandar.Mamuju Senin(26/04/2021).

Branch Manager Sinarmas Multifinance Cabang Mamuju Dani Setiawan mengatakan,sebelumnya para terdakwa mengajukan permohonan kredit jenis kendaraan roda empat untuk mobil Suzuki Mega Carry Pick UP, yang berhasil dicairkan dan disetujui dengan masa pinjaman sejak tanggal 10 Oktober 2019 lalu.

” Modus yang dijalankan para terdakwa Kurniawan bersama Eka sakti hanya membayar kredit satu kali angsuran, sehingga tunggakan masuk lima bulan “. ucap Dani

Baca Juga  Polisi Amankan Pembobol Kios di Pasangkayu

PT SINARMAS Multifinance cabang Mamuju berencana menarik mobil tersebut karena para terdakwa tidak punya itikad baik untuk membayarnya.Namun nyata para terdakwa memindahkan tangan mobil tersebut ke orang lain, bahkan keberadaan mobil tersebut sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Atas kejadian tersebut pihak PT Sinarmas Multifinance cabang Mamuju melaporkan perkara ini ke Polda Sulawesi barat,karena dianggap melakukan penggelapan kendaraan jaminan fidusia Tampa sepengatahuan pihak Bank.ujar Dani Setiawan.

Dalam putusan persidangan,hakim pengadilan negeri Mamuju memutuskan terdakwa Kurniawan bin Alimuddin bersama Eka sakti terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menggadaikan objek yang menjadi jaminan fidusia.

Baca Juga  Kuburan Misterius di bongkar Tim Dokkes Polresta Mamuju Polda Sulbar

Terdakwa dikenakan pasal 36 jo pasal 32 ayat 2 undang-undang nomor 42 tahun 1999, tentang jaminan fidusia Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan undang-undang nomor 8 tahun 1981 tentang hukuman pidana masing-masing 10 bulan penjara dan denda masing 5.000.000 juta rupiah,dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak di bayarkan maka di ganti dengan pidana kurungan masing-masing selama satu bulan.

Branch Manager Sinarmas Multifinance Cabang Mamuju Dani Setiawan menghimbau kepada seluruh nasabah bank maupun pembiayaan yang ada di Mamuju untuk tidak mengalihkan kendaraan Tampa sepengatahuan pihak bank,karena dapat di ancam pidana.tutup Dani Setiawan. (Ali)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Korupsi Bibit Kopi, Kejati Sulbar Selamatkan 1 M Lebih Uang Negara

Hukrim

Aniaya Istri Sendiri, NS Harus Berurusan Dengan Polisi di Mamuju

Hukrim

Korupsi Dana Dak, Kejati Amankan Uang Negara

Hukrim

Polisi Amankan Pembobol Kios di Pasangkayu

Hukrim

Dibuat Kapok Polisi Majene, Aksi Balapan Liar Terus Digagalkan

Hukrim

Kuburan Misterius di bongkar Tim Dokkes Polresta Mamuju Polda Sulbar

Hukrim

Lauching SP2HP Online, Kapolri: Semoga Tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

Hukrim

Polisi Amankan Pemuda Yang Terlibat Tawuran Saat Tarwih Belangsung