Home / Daerah

Monday, 27 September 2021 - 23:44 WIB

DPRD Sulbar Menggelar Rapat Paripurna Penyerahan Nota Keuangan dan Ranperda APBD-P 2021

Liputanterkini.id-DPRD Sulbar menggelar rapat paripurna dengan agenda penyerahan Nota Keuangan dan Ranperda APBD-P 2021 oleh Pemprov.Sulbar. Sidang paripurna yang berlansung di tenda darurat kantor sementara DPRD Sulbar itu juga sekaligus merupakan penutupan masa sidang ketiga tahun 2021 dan pembukaan masa sidang pertama tahun 2021-2022.Senin, (27 /09/ 2021).

Sidang paripurna itu dipimpin wakil ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah dan dihadiri wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Sekprov.Muh.Idris, wakil ketua Abdul Halim dan sejumlah pimpinan OPD dan anggota DPRD Sulbar lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar mengatakan, perubahan APBD dilakukan karena adanya ketidak sesuaian antara pendapatan dan belanja yang telah direncanakan sebelumnya pada APBD pokok 2021.

Enny menegaskan pemerintah terus berupaya untuk selalu meningkatkan pendapatan daerah dengan memaksimalkan seluruh potensi pendapatan yang ada.

Fraksi partai Golkar DPRD Sulbar pada sidang parupurna menyoroti adanya penurunan belanja sosial pada RAPBD-P tahun 2021. Melalui juru bicara fraksi Golkar Muslim Fattah menegaskan kebijakan Pemprov.Sulbar merubah sejumlah belanja sosial menjadi belanja barang dan jasa tidaklah tepat pasalnya belanja barang dan jasa tidak lansung dapat dinikmati masyarakat.

Baca Juga  RSUD Pasangkayu Menuju BLUD

Muslim menyangkan sikap Pemprov.Sulbar yang telah melakukan penggeseran belanja bantuan sosial sebesar 2 Milyar lebih. Padahal menurutnya dimasa pandemi dan pasca gempa masyarakat Sulbar sangat membutuhkan bantuan sosial tersebut.

“Bantuan sosial ini bisa menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat Sulbar ditengah hempitan ekonomi dimasa pandemi dan pasca gempa, jadi menurut kami tidak benar kalau belanja bantuan sosial harus digeser.”terang politisi Golkar asal Polman itu.

Selain itu Fraksi partai Golkar mendesak Pemprov.Sulbar untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah (PAD) agar APBD Sulbar terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Agar peningkatan PAD dapat berjalan maksimal maka kami minta gubernur untuk memisahkan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan, Badan ini harus dipisah supaya bisa maksimal. Riword and Fanisment juga harus diterapkan, bagi mareka yang bekerja dengan baik harus di berikan penghargaan, begitupula dengan mereka yang tidak bekerja dengan baik harus diberikan sanksi.”terang ketua komisi III DPRD Sulbar itu.

Baca Juga  Dewan Minta Paripurna HUT Sulbar Tetap Di DPRD Sulbar

Untuk diketahui pada Nota Keuangan APBD-P Sulbar struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 mengalami penurunan sebesar 5 milyar rupiah.

Pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar 1,2 persen dari target APBD pokok sebesar Rp. 2,047 triliun menjadi Rp. 1,998 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp. 5 miliar lebih.

Kemudian dari sisi kebijakan belanja mengalami peningkatan sebesar 0,36 persen dari target APBD pokok sebesar Rp. 2,062 triliun menjadi 2,355 triliun atau naik sebesar Rp. 292 miliar lebih, serta pada pembiayaan belanja juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan melalui pemanfaatan kembali sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp. 103 miliar lebih dan penerimaan pinjaman pemulihan ekonomi yang bersumber dari PT. Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp. 300 miliar.

(Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Sulbar Kunjungi Fasilitas Layanan Ketenagakerjaan di NTB

Daerah

Wagub Sulbar Hadiri Rapat Paripurna Penyerahan Rekomendasi LKPJ Gubernur T.A 2020

Daerah

Pemkab Serahkan LKPJ 2020 ke DPRD Pasangkayu

Daerah

Operasional BPBD Siap Support Anggaran DPRD Sulbar

Daerah

Anggota DPRD Sulbar Fraksi Partai NasDem Salurkan Bantuan Untuk Korba Bencana Gempa

Daerah

Danramil 1418-02/Tapalang Ikuti Musrembang Tingkat Kecamatan Bersama Bupati Mamuju

Daerah

Gubernur Ali Baal Ingatkan Kesungguhan Jauhi Hal yang Berpotensi Korupsi

Daerah

Pemkab Pasangkayu Galangan Bantuan Kemanusiaan Untuk Majene-Mamuju