LAMPUNGLAMPUNG UTARAPOLITIK

Arnando Ferdiansyah: Stabilitas Keamanan Polri Adalah Prasyarat Mutlak Pembangunan & Karya Kekaryaan

×

Arnando Ferdiansyah: Stabilitas Keamanan Polri Adalah Prasyarat Mutlak Pembangunan & Karya Kekaryaan

Sebarkan artikel ini

LiputanTerkini.id, LAMPUNG UTARA – Bagi Partai Golongan Karya (Golkar), ada satu doktrin yang tak pernah luntur: tidak ada karya, tidak ada kesejahteraan, tanpa stabilitas. Dan di republik ini, stabilitas keamanan dan ketertiban adalah dharma bakti yang diemban Kepolisian Republik Indonesia.

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Utara, Arnando Ferdiansyah, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Korps Bhayangkara sebagai pilar utama penjaga kondusifitas bangsa.

Scroll untuk baca artikel
IKLAN

“Atas nama keluarga besar Partai Golkar Lampung Utara, saya mengucapkan selamat Dirgahayu Bhayangkara ke-80th. Usia di mana sebuah institusi tidak hanya dituntut hadir, tapi juga harus presisi menjawab tantangan zaman,” ujar Arnando, Senin 29/6/2026.

Arnando menegaskan, Polri dan Partai Politik adalah dua sayap demokrasi. Jika Polri bertugas menjaga keamanan fisik dan penegakan hukum, maka Partai Politik bertugas menjaga keamanan ideologi dan menyalurkan aspirasi.

“Kami di Golkar sangat merasakan, betapa pentingnya Polri yang profesional dan netral. Iklim politik yang sejuk di Lampung Utara, tahapan Pemilu dan Pilkada yang aman, kader-kader kami yang bisa turun ke rakyat tanpa rasa khawatir, itu semua karena ada Polri yang berdiri di tengah,” tegasnya.

Ia mengapresiasi transformasi Polri yang kini semakin modern dan humanis. Pendekatan restorative justice, program Polisi RW, hingga keterbukaan Polri terhadap kritik adalah cermin institusi yang sehat dalam demokrasi.

“Golkar sebagai partai karya selalu percaya, pembangunan hanya bisa digenjot jika ada kepastian hukum dan rasa aman untuk investasi. Pengusaha tenang berusaha, petani aman ke sawah, pedagang nyaman di pasar. Itulah ‘karya’ Polri yang sesungguhnya bagi rakyat,” tutur Arnando.

Di usia ke-80, Arnando menitipkan amanah khas Golkar, “semangat kekaryaan”. Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang melahirkan karya nyata. Bukan hanya menindak kejahatan, tapi juga mencegahnya dengan pembinaan. Bukan hanya menjaga, tapi juga mengayomi dengan hati.

“Tantangan kita berat, kejahatan siber, narkoba yang merusak generasi muda, hingga potensi konflik sosial. DPD Golkar Lampung Utara siap menjadi mitra strategis Polri. Kader-kader kami di desa akan jadi telinga dan mata, membantu tugas-tugas Kamtibmas. Karena bagi kami, keamanan adalah kepentingan seluruh golongan, ucapnya.

Menutup pernyataan, Arnando mendoakan agar Tribrata dan Catur Prasetya senantiasa menjadi pedoman setiap insan Bhayangkara.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi polisi yang dicintai karena karya, dihormati karena integritas, dan dibanggakan karena pengabdiannya. Bersama Polri, Partai Golkar berkomitmen wujudkan Lampung Utara yang aman, maju, dan sejahtera,” tutup Arnando Ferdiansyah.

(Aldif)

PoweredBy:Neverhide™