LAMPUNGLAMPUNG UTARAPOLRI

HUT Bhayangkara ke-80, Kadis Parbud Lampura : Keamanan adalah Destinasi Utama, Terima Kasih Polri Jaga Pesona Lampung Utara

LiputanTerkini.id, LAMPUNG UTARA – Bagi dunia pariwisata, tidak ada promosi yang lebih hebat dari rasa aman. Tidak ada pesona yang lebih indah dari ketertiban. Di Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara, Perdana Putra, S.E., M.M., menegaskan satu hal, Polri adalah mitra strategis penjaga marwah “The Treasure of Sumatra” di Bumi Ragem Tunas Lampung.

Dari balik meja kerjanya, dengan latar logo “Lampung The Treasure of Sumatra” dan “Pesona Indonesia”, Perdana Putra menyampaikan sembah hormat kepada seluruh jajaran Bhayangkara.

Scroll untuk baca artikel
IKLAN

“Atas nama insan pariwisata dan budayawan Lampung Utara, saya mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 tahun Polri mengabdi, 80 tahun pula Polri menjadi penjaga gawang Sapta Pesona, Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan,” ujar Perdana Putra, Senin 29/6/2026.

Perdana Putra menyebut, kerja-kerja Polri tidak bisa dipisahkan dari denyut nadi pariwisata. Pengamanan objek wisata, pengawalan event budaya, patroli di jalur-jalur strategis, hingga rasa aman yang dihadirkan di tengah masyarakat adalah “modal utama” untuk menjual Lampung Utara ke wisatawan.

“Bayangkan Air Terjun Curup Selampung seindah apa pun, kalau wisatawan takut datang karena tidak aman, maka percuma. Bayangkan Festival Budaya Sekura digelar meriah, tapi tidak tertib, maka citra kita rusak. Di sinilah Polri hadir. Mereka bukan hanya pengaman, tapi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri,” tegasnya.

Ia secara khusus mengapresiasi jajaran Polres Lampung Utara dan Polsek-Polsek yang selama ini responsif mengamankan setiap agenda kebudayaan. Dari Festival Krakatau, event seni di Taman Sahabat, hingga pengamanan destinasi religi dan sejarah.

“Polri yang humanis membuat wisatawan betah. Polisi Pariwisata yang ramah membuat turis mau kembali. Inilah wujud Presisi yang kami rasakan di sektor pariwisata,” tutur Perdana.

Sebagai Kadisbud, Perdana Putra juga menyoroti peran Polri dalam menjaga kearifan lokal. Pengamanan tradisi, pencegahan konflik sosial bernuansa adat, hingga penindakan terhadap perusakan situs cagar budaya adalah bukti bahwa Polri turut merawat identitas Lampung Utara.

“Keamanan dan kebudayaan itu satu tarikan nafas. Tidak ada budaya yang lestari di daerah yang tidak aman. Karena itu, kami di Disparbud akan terus bersinergi. Kita kemas event budaya yang aman, kita ciptakan destinasi yang nyaman. Untuk Lampung Utara yang semakin berpesona,” ucapnya.

Mengakhiri pernyataan, Perdana Putra berharap di usia ke-80, Polri semakin dicintai karena profesionalismenya dalam melayani.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi polisi yang dicintai wisatawan, dihormati budayawan, dan dibanggakan seluruh rakyat. Dari Bumi Ragem Tunas Lampung, kami ucapkan terima kasih. Polri kuat, pariwisata hebat, Lampung Utara mendunia,” tutup Perdana Putra dengan gestur sembah khas Melayu.

(Aldi)

Exit mobile version