Liputan Terkini. id, Bandar Lampung–Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman.
Pengawasan harga dan distribusi pangan juga terus diperketat untuk mengantisipasi lonjakan harga di pasaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian Setprov Lampung, Agust Riko Suryhana, mengatakan pengawasan rutin dilakukan oleh berbagai tim yang tersebar di sejumlah pasar tradisional di Lampung.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan kabupaten/kota, Tim Saber Pangan Lampung, Satgas Pangan, serta petugas dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Pengawasan secara rutin dilakukan di berbagai titik pasar tradisional di Lampung untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terkendali,” kata Riko saat dikonfirmasi
kenaikan tersebut biasanya hanya bersifat sementara karena meningkatnya permintaan masyarakat yang mulai menyiapkan kebutuhan masak besar untuk perayaan Idulfitri.
Selain melakukan pemantauan harga, pemerintah juga terus berkomunikasi dengan distributor untuk menjaga stabilitas pasokan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang justru dapat memicu kenaikan harga di pasar.
“Masyarakat diharapkan membeli kebutuhan secara bijak dan sewajarnya,” katanya.
Ia menyebut beberapa komoditas yang biasanya mengalami kenaikan harga antara lain telur ayam, daging ayam ras, cabai merah, dan bawang merah.
Meski demikian, Riko menegaskan kenaikan harga tersebut dipastikan tidak akan melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).
Red

